Mini FF – CHAT

CHAT

 

jinnieyeobo      : jinnieeeeeee~

kyung_park     : ini siapa?

jinnieyeobo      : yeobooooo~

kyung_park     : orang gila -,-

jinnieyeobo      : sial -_- don’t u recognize me? i’m your husband, honey… :*

Continue reading

Advertisements

Mini FF – It Start from a Bottle of Perfume

It Start from a Bottle of Perfume

 

(Kyungjin P.O.V)

“Taemin-ah…” aku melongokkan kepalaku di atas bahunya.

“Hm?” ia menjawab dengan gumaman sembari terus berkonsentrasi pada kondisi jalan dan scooter-nya.

“Tidak apa-apa…” ujarku lagi.

“Yaaahhhhhh… Dasar tidak jelas!” ia terdengar menggerutu sementara aku hanya terkikik geli.

Aku jadi ingat bagaimana pertama kali aku bertemu dengannya. Di sebuah toko parfum yang tergolong elit di Seoul. Bukan karena aku ini orang yang terlalu kaya atau bagaimana sehingga aku bisa berada di toko parfum yang biasanya menjadi tempat langganan artis. Hanya saja waktu itu aku kebetulan punya uang lebih untuk sesekali mengunjungi toko parfum berkelas Paris itu. Dan aku menganggap hal itu memang sudah ditakdirkan.

Continue reading

Mini FF – Cooooolaaaaa

Cooooolaaaaa

 

(Kyungjin P.O.V)

Semenjak beberapa menit yang lalu perhatianku sekali-kali ku alihkan ke bagian dalam rumahku. Aku takut kalau saja adikku tiba-tiba muncul dan mendapati keadaan kami seperti ini. Aku mencoba meraih pistol-pistolan adikku yang kebetulan berada tidak jauh dari jangkauanku lalu mengetuk-ngetukkannya ke kepala Taemin yang asyik bersandar di bahuku. Oke ralat, ia tidak hanya bersandar, ia juga sempat ketiduran!

“Taemin-ah…” gumamku dengan suara tertahan dan masih mengetuk-ngetuk kepalanya. Selama beberapa saat ia terlihat tidak bergeming namun pada akhirnya ia membuka mata dan sedikit terlonjak saat aku mengetuk kepalanya sedikit lebih keras lagi.

Continue reading

Mini FF – Clean it First!

Clean it First!

 

(Taemin P.O.V)

Kriiiiiiiiiiiiingggg…

Bel tanda jam pelajaran selesai akhirnya berbunyi. Aku segera merapikan barang-barangku dan saat guruku yang terakhir untuk hari ini sudah meninggalkan ruang kelas, aku juga bergegas keluar.

Aku berjalan menyusuri koridor sekolah sambil meraba-raba saku celanaku kemudian mengeluarkan ponselku dari dalam sana. Aku lalu menekan tombol speed dial 2 dan menunggu seseorang di seberang sana menjawab teleponku sambil terus berkonsentrasi pada jalan.

Continue reading

Mini FF – Follow Me

Follow Me

 

(Taemin P.O.V)

“Berhenti bertingkah seperti itu…” ujarku datar sambil menendang-nendang rumput taman dengan kesal.

“Berhenti bertingkah seperti itu…”

Aku mendengus sembari menghentakkan kakiku di atas tanah. Orang yang baru saja mengulangi kata-kataku itu adalah Kyungjin. Bukan, dia tidak sedang memperjelas kata-kataku. Dia sengaja mengulangi tiap kata-kata yang keluar dari mulutku untuk mengolok-olokku. Entahlah, hari ini dia begitu menyebalkan.

Continue reading

Mini FF – Tree of Destiny

Tree of Destiny

 

(Kyungjin P.O.V)

Namanya Lee Taemin. Aku lebih senang memanggilnya dengan sebutan Mr. Lee, bukan dengan jagiya, yeobo dan panggilan-panggilan sayang lainnya sekalipun dia itu pacarku. Sebenarnya dia duluan yang memanggilku dengan sebutan Mrs. Park. Awalnya aku sempat protes. Yang benar saja, aku masih terlalu muda untuk dipanggil dengan sebutan Nyonya. Tapi aku tidak protes lagi bahkan sangat menyukainya saat aku mengetahui alasan mengapa ia memanggilku seperti itu.

Continue reading

Mini FF – So Romantic

So Romantic

 

(Taemin P.O.V)

Semilir angin pantai meniup rambutku pelan, membuatku sesekali menarik napas yang panjang untuk membuatnya berhembus hingga ke rongga dadaku. Suasana yang sangat damai, apalagi jika menghabiskan waktu menunggu sang mentari yang bersembunyi perlahan seakan-akan takut dengan kedatangan rembulan, bersama dengan orang yang paling dikasihi.

Continue reading

Mini FF – When I Try and Totally Fail

When I Try and Totally Fail

 

(Taemin P.O.V)

Aku meneguk susu pisangku sambil berpura-pura fokus pada layar televisi yang ada di hadapanku, padahal sebenarnya aku sedang menguping pembicaraan Jonghyun hyung yang sedang teleponan dengan pacarnya. Sesekali aku menggeser posisi dudukku agar bisa mendekat dengan Jonghyun hyung yang duduk di ujung sofa.

“Iya sayangku… Kau memang yang paling cantik” seperti biasa, tiap kata-kata yang keluar dari mulut Jonghyun hyung selalu dibumbui dengan gombalan.

Continue reading