Your Call – Part 2 (End)

Your Call – Part 2 (End)


Author            :           Park Kyungjin

Cast                :           Yoon Jisun

SHINee – Lee Taemin

Miss A – Bae Sueji (Suzy)

Genre              :           Romance, Angst, Horror

Rating             :           PG-13

Length            :           Two Shot

Disclaimer      :           Just own the story, not the casts

Warning         :           Ini FF horror, jadi SILENT READER DILARANG MASUK!! *nyambung di mana?* intinya FF ini diHARAMkan bagi yang pelit komen!!

NB                  :           FF buat Rara a.k.a Cute Pixie. Mian ya kalo jelek. T-T

Previous         :           Part 1

+++

(Jisun P.O.V)

Besoknya, aku dan Taemin kembali mengunjungi ruangan tersembunyi itu. Hmm, rasanya lumayan juga. Setidaknya tidak ada yang tahu kalau aku sedang berduaan dengan namjachingu sahabatku sendiri. Aku dan Taemin secara tidak langsung sudah menjalin sebuah hubungan, meski tanpa status.

Taemin menarikku masuk ke dalam ruangan itu dan mengajakku untuk duduk di tempat yang sama.

Wushhh…

Tiba-tiba aku merasakan semacam angin aneh yang meniup tengkukku. Seketika itu pula bulu kudukku jadi berdiri. Aku mengusap tengkukku pelan, mencoba menghilangkan perasaan merinding yang tiba-tiba ini.

Continue reading

Partner in Crime, Partner in Love

Partner in Crime, Partner in Love


Author            :           Park Kyungjin

Cast                :           SHINee – Kim Jonghyun

Song Nombyul

Genre              :           Friendship, Romance

Rating             :           PG-13

Length            :           One Shot

Disclaimer      :           I just own the plot, not the casts. Jonghyun belongs to himself, and Nombyul is my friend. She belongs to herself.

+++

(Nombyul P.O.V)

Aku merasa hidupku benar-benar tamat sekarang. Aku dihadapkan pada ujian matematika yang hampir membuatku menangis.

“Waktu pengumpulan tinggal setengah jam lagi” kata Kim sonsaengnim mengingatkan kami.

Aku memperhatikan lembar jawabanku. Astaga, masih sangat banyak yang belum diisi. Benar-benar menyedihkan. Aduh, kenapa mesti ada pelajaran matematika di dunia ini. Semalam aku tidak belajar sama sekali. Jangankan belajar, untuk menyentuh bukunya saja aku sudah sangat tidak berminat. Belakangan ini aku hanya mempelajari kimia saja. Kebetulan sehabis ini kami sekelas juga akan menghadapi ujian kimia. Huh, dua ujian sains dalam sehari. Untung saja aku cukup mahir dalam bidang kimia.

Continue reading